Connect with us
PERTAMINA

Airport Services

Angkasa Pura I Siap Bangkit dengan Pengangkatan Dua Direktur Baru

Published

on

Direktur Baru

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) siap menyongsong tahun kebangkitan 2021 dengan dua Direktur yang baru saja diangkat oleh Kementerian BUMN.

Kementerian BUMN, selaku pemegang saham PT Angkasa Pura I (Persero), mengangkat Mohammad Arifin Firdaus dan Wendo Asrul Rose sebagai Direktur PT Angkasa Pura I (Persero) pada kegiatan Serah Terima Surat Keputusan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) yang dilakukan secara virtual, pada Senin, 7 Desember 2020.

Mohammad Arifin Firdaus diangkat menjadi Direktur SDM dan Umum menggantikan Adi Nugroho yang telah selesai masa jabatannya awal November lalu. Sedangkan Wendo Asrul Rose diangkat kembali menjadi Direktur Operasi, setelah sebelumnya telah menjabat Direktur Operasi dan selesai masa jabatannya pada awal November lalu, bersamaan dengan selesainya masa jabatan Adi Nugroho sebagai Direktur SDM dan Umum.

Pengangkatan Mohammad Arifin Firdaus dan Wendo Asrul Rose sebagai Direktur dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-386/MBU/12/2020 tanggal 1 Desember 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura I.

Direktur Baru

Dalam salinan Surat Keputusan yang ditandatangani Menteri BUMN Erick Thohir tersebut, Kementerian BUMN mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Wendo Asrul Rose sebagai Direktur Operasi dan Adi Nugroho sebagai Direktur SDM dan Umum yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-222/MBU/11/2015 tanggal 9 November 2015 jo. SK-155/MBU/08/2017 tanggal 11 Agustus 2017 terhitung sejak tanggal 9 November 2020.

Penyerahan salinan keputusan tersebut dilakukan oleh Pelaksana Tugas Asisten Deputi Bidang Kawasan, Logistik, dan Pariwisata Kementerian BUMN Endra Gunawan yang juga dihadiri secara virtual seluruh Direksi dan Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) beserta pejabat dan pegawai Kementerian BUMN.

“Pengangkatan ini merupakan hal yang ditunggu-tunggu, setelah sebelumnya jabatan ini sempat kosong selama sekitar sebulan dan dijabat oleh pelaksana tugas sementara, mengingat akhir tahun kami akan menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru yang membutuhkan peran Direktur Operasi yang optimal. Selain itu, ke depannya, kami juga telah menyiapkan strategi bangkit yang juga butuh dukungan penuh Direktur Operasi dan Direktur SDM dan Umum. Dari sisi SDM, ke depannya, secara paralel pengembangan bandara harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi SDM, termasuk pengoptimalan peran milenial, Executive Development Program, dan beberapa program pengembangan SDM lainnya. Dengan komposisi dan optimisme Direksi yang baru, kami yakin Angkasa Pura I dapat bangkit dan berkembang lebih besar lagi,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Direktur Baru

Sebelum diangkat menjadi Direktur SDM dan UMUM Angkasa Pura I, Mohammad Arifin Firdaus lama berkarir di Bank Mandiri dengan posisi terakhir yang dijabat yaitu SEVP Special Asset Management Bank Mandiri. Beberapa posisi yang pernah dijabat oleh Mohammad Arifin Firdaus di Bank Mandiri yaitu Group Head Legal (Januari 2019), Group Head Wholesale Credit Litigation (2017-2019), Group Head Government & Institutional/ Group Head Corporate Banking VII Bank Mandiri (2016-2017), dan lainnya. Ia juga sempat menjabat sebagai Komisaris Bank Syariah Mandiri dan Komisaris PT Bumi Daya Plaza (2011-2019).

Sedangkan Wendo Asrul Rose, sejak awal berkarir, mendedikasikan dirinya di Angkasa Pura I dan mendapat amanah menjadi Direktur Operasi sejak 2015. Pengangkatannya kali ini menjadi Direktur Operasi merupakan periode keduanya mendedikasikan diri sebagai Direktur Operasi di Angkasa Pura I.

Adapun susunan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) adalah sebagai berikut:

1. Direktur Utama Faik Fahmi

2. Direktur Keuangan Andy Saleh Bratamihardja

3. Direktur Operasi Wendo Asrul Rose

4. Direktur Pemasaran dan Pelayanan Devy Suradji

5. Direktur Personalia dan Umum Mohammad Arifin Firdaus

6. Direktur Pengembangan Usaha Dendi Tegar Danianto

7. Direktur Teknik Lukman F. Laisa

8. Direktur Kepatuhan, Aset, dan Pengadaan Israwadi. []

Airport Services

Edukasi Kreatif tentang Bandara dan Pariwisata, Angkasa Pura I Hadirkan Boardgame “Airport Geeks”

Published

on

edukasi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa berinovasi dalam melakukan operasional bisnisnya, termasuk dalam melakukan edukasi kebandarudaraan dan pariwisata. Hal ini ditunjukkan Angkasa Pura I dengan menghadirkan boardgame “Airport Geeks” sebagai sarana edukasi kebandarudaraan dan pariwisata melalui permainan.

Boardgame “Airport Geeks” ini dihadirkan sebagai upaya Angkasa Pura I dalam memberikan alternatif hiburan yang menarik bagi masyarakat dan keluarga di tengah masa pandemi Covid-19 untuk menghabiskan waktu di rumah sambil memperkenalkan bisnis bandara udara dan promosi destinasi wisata.

“Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup luar biasa bagi industri penerbangan, khususnya sektor bandara, dengan penurunan trafik penumpang yang cukup dalam pada 2020 dibanding 2019. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat insan-insan Angkasa Pura I untuk terus mencari inovasi dan terobosan untuk bisa terus berkarya. Pandemi ini justru mendorong ide-ide kreatif para generasi milenial perusahaan untuk menciptakan ide-ide inovatif yang salah satunya adalah produk Boardgame Destinasi Wisata dengan nama “Airport Geeks. Produk ini adalah inisiasi Angkasa Pura I untuk berinovasi mempromosikan destinasi wisata dan mengedukasi dengan cara yang kreatif,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji.

Soft launching boardgame “Airport Geeks” ini ditandai dengan dihadirkannya “Airport Geeks” pada Pameran Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) ke-11 yang diselenggarakan sejak 21 Oktober hingga 28 November 2021 mendatang. Selain akan mengisi salah satu titik pada pameran desain dan seni kontemporer tersebut, “Airport Geeks” juga dapat dimainkan oleh para pengunjung yang hadir.

edukasi

Komisaris Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Triawan Munaf (keempat dari kiri) bersama Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji (ketiga dari kiri) dan Tim Airport Branding PT Angkasa Pura I (Persero) pada saat mengunjungi spot boardgame Airport Geeks di pembukaan Pameran Indonesian Contemporary Arts and Design (ICAD) ke-11 pada Kamis (21/10) di Jakarta.

Sesuai dengan tema ICAD tahun ini “Publik” dan visi Angkasa Pura I”Menjadi Penghubung Dunia yang Lebih Dari Sekadar Operator Bandar Udara dengan Keunggulan Layanan yang Menampilkan Keramahtamahan Khas Indonesia”, Angkasa Pura I sebagai pelaku industri pelayanan publik meyakini pentingnya publik sebagai audiens, pengguna jasa, konsumen, dan penentu tren dan berupaya terus melakukan inovasi untuk merespon perkembangan zaman melalui ide-ide kreatif tentang apa yang mungkin relevan dengan publik di kala pandemi.

“Melalui Pameran Indonesian Contemporary Art & Design ke-11, diharapkan menjadi wadah branding untuk membangun portofolio dan memperluas exposure boardgame Airport Geeks di pegiat kreatif bagi Angkasa Pura I sambil terus menerus berbenah diri dan mempersiapkan diri dalam menyambut kebangkitan kembali industri aviasi dan pariwisata pascapandemi,” ujar Devy Suradji.

Boardgame Airport Geeks dirancang dan telah dilakukan trial untuk menemukan formula yang mudah dimengerti oleh anak mulai dari usia 11 tahun hingga umur dewasa. Kehadiran boardgame Airport Geeks diharapkan dapat memberikan sarana rekreasi dan hiburan yang menyenangkan bagi generasi muda, keluarga, dan masyarakat selama pandemi. []

Continue Reading

Airport Services

Dukung Pengembangan Kesenian DIY, Bandara Internasional Yogyakarta Gelar Pameran Wayang dan Pentas Seni

Published

on

kesenian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa berkomitmen untuk mengembangkan kesenian, budaya, dan pariwisata daerah seiring dengan pengembangan bisnis perusahaan. Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut, Bandara Internasional Yogyakarta – Kulon Progo (YIA) sebagai salah satu ikon Kota Yogyakarta menyelenggarakan pentas seni dan pameran seni rupa wayang.

Pameran seni rupa wayang bertajuk “Kita adalah Wayang” diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November. Pameran ini merupakan hasil kolaborasi 22 seniman lokal di Yogyakarta yang dimulai sejak 15 Oktober hingga 5 November 2021. Selain itu, YIA juga menyelenggarakan Pentas Seni Budaya pada 16 Oktober hingga 7 November 2021 yang dilaksanakan tiap Sabtu dan Minggu dengan menampilkan berbagai pertunjukkan tari dan musik.

“Dalam menjalankan bisnisnya, Angkasa Pura I senantiasa melibatkan dan turut mengembangkan budaya dan pariwisata daerah. Upaya tersebut disambut baik oleh para stakeholder sektor budaya dan pariwisata daerah dengan menjadikan bandara, khususnya Bandara Internasional Yogyakarta, sebagai ruang kreasi dan promosi seni, budaya, dan wisata daerah, khususnya Yogyakarta. Penyelenggaraan pameran seni rupa wayang dan pentas seni di YIA ini tentunya tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Penyelenggaraan pentas seni budaya YIA berkolaborasi dengan sekitar 56 desa budaya di lima kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Minggu 17 Oktober lalu telah dilakukan pentas seni dengan menampilkan Sanggar Sripanglaras, Javajog Street Brass, tarian dari Desa Budaya Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Kulon Progo. Adapun tarian yang ditampilkan yaitu Tari Merak Ngigel, Tari Persembahan Sawitri, Tari Turangga Madun, Tari Sekar Pudyastuti, Tari Goyang Senggol, Tari Gedrug Gorayaksa, dan Bregada. Penampilan pentas seni akan dilakukan setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, hingga 7 November 2021 mendatang.

“Diharapkan penyelenggaraan kegiatan seni ini dapat menumbuhkan keinginan untuk ‘pulang kembali’ ke Yogyakarta dan dapat membantu pemulihan sektor pariwisata serta perekonomian Yogyakarta. Semua tidak dapat terwujud tentunya tanpa kolaborasi yang baik dari seluruh pelaku usaha, pencipta karya, penggagas ide, serta operator bandara sebagai titik ruang tumbuh,” ujar Faik Fahmi. []

Continue Reading

Airport Services

Angkasa Pura I Implementasikan Aturan Terbaru terkait Perjalanan Internasional dengan Transportasi Udara

Published

on

Udara

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) mengimplementasikan aturan terbaru terkait perjalanan internasional menggunakan pesawat udara sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 85 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 (SE 85) yang berlaku efektif sejak 14 Oktober 2021.

Aturan tersebut mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021 yang bertujuan mencegah penularan Covid-19 melalui pemantauan, pengendalian, dan evaluasi perjalanan internasional dengan transportasi udara, seiring dengan keputusan Pemerintah untuk membuka kembali pintu internasional bagi turis mancanegara (penumpang internasional dengan tujuan wisata).

Sesuai dengan SE 85 tahun 2021 Kementerian Perhubungan, pintu masuk internasional bagi turis mancanegara melalui bandara yang dikelola Angkasa Pura I yaitu melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sedangkan pintu masuk perjalanan penumpang internasional bagi WNI dan WNA dengan tujuan selain wisata melalui bandara Angkasa Pura I tetap melalui Bandara Sam Ratulangi Manado.

Pada SE 85 tersebut dinyatakan bahwa, ketentuan bagi pelaku perjalanan internasional dengan tujuan wisata yaitu:

1. Wajib memiliki kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 (fisik maupun digital) dosis lengkap,

2. Dapat menunjukkan hasil negatif RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan,

3. Wajib melampirkan Visa Kunjungan Singkat atau izin masuk lainnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku,

4. Menunjukkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USD 100.000, yang mencakup pembiayaan penanganan Covid-19,

5. Menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran (booking) tempat akomodasi dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia,

6. Mengisi e-HAC perjalanan internasional melalui aplikasi PeduliLindungi atau secara manual di negara asal.

7. Melakukan tes molekuler isotermal (NAAT/ jenis lainnya) atau RT-PCR di bandara kedatangan yang hasilnya diterbitkan paling lama 1 jam dan diwajibkan karantina terpusat selama 5 x 24 jam.

8. Pelaku perjalanan menggunakan penerbangan langsung (direct flight) dari negara asalnya.

Bagi pelaku perjalanan internasional yang belum mendapatkan vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia, setelah mendapatkan hasil negatif pemeriksaan RT-PCR kedua. WNA dapat menerima vaksin dengan syarat harus memenuhi ketentuan berusia 12-17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik/dinas, pemegang KITAS dan KITAP. Sedangkan bagi WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan baik domestik maupun internasional, wajib melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan.

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!