Connect with us
PERTAMINA

Airport Services

Angkasa Pura I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

MediaBUMN

Published

on

idAAA

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Meskipun industri penerbangan dalam tekanan saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) kembali raih peringkat (rating) idAAA (triple AAA) namun dengan outlook negatif dari lembaga rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 18 Mei 2020 – 1 Agustus 2020.

Selain itu, Pefindo juga menetapkan kembali peringkat idAAA terhadap Obligasi I Seri A, Seri B, Seri C tahun 2016 PT Angkasa Pura I (Persero) senilai Rp2,5 triliun dan peringkat idAAA(sy) terhadap Sukuk Ijarah I Angkasa Pura I Seri A, Seri B, Seri C Tahun 2016 senilai Rp500 miliar untuk periode yang sama dengan periode rating yang sama dengan periode rating secara korporasi, yaitu 18 Mei – 1 Agustus 2020.

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi Angkasa Pura I serta Laporan Keuangan Tidak Diaudit per 31 Maret 2020 dan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2019, juga dalam rangka pemantauan khusus (special review) terkait perkembangan situasi terkini akibat dampak pandemi Covid-19.

“Tahun 2019 merupakan tahun yang cukup menantang dengan situasi industri yang cukup dinamis sehingga hal tersebut berdampak pada tidak tercapainya target perusahaan pada 2019. Selain itu, merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 juga turut berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini yang menyebabkan perubahan outlook perusahaan dari stabil menjadi negatif, walau masih berada pada peringkat tertinggi idAAA,” ujar Direktur Keuangan PT Angkasa Pura I (Persero) Andy S. Bratamihardja.

Seperti diketahui, idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo. Peringkat ini menunjukkan kemampuan penerbit obligasi (obligor) yang superior dalam memenuhi komitmen jangka panjangnya.

Perubahan outlook dari stabil ke negatif disebabkan karena tidak tercapainya target trafik penumpang, pesawat dan kargo pada 2019 yang berdampak pada tidak tercapainya target pendapatan pada 2019. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor eksternal seperti kebijakan maskapai yang menaikan harga tiket domestik dan mengurangi frekuensi penerbangan, kebijakan penghapusan allowance baggage, di beberapa maskapai, tertundanya rencana pengambilalihan 4 bandara milik Kementerian Perhubungan dan pengoperasian 7 ruas jalan tol Transjawa.

Sementara itu, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penerapan kebijakan pembatasan sementara penerbangan domestik dan penutupan sementara penerbangan internasional melalui Permenhub No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H juga berdampak terhadap kinerja operasional di mana terjadi penurunan trafik penumpang dan pesawat yang cukup signifikan.

“Walaupun begitu, penyiapan skenario new normal oleh Pemerintah dan penerapannya oleh korporasi sebagai fase baru pada pandemi Covid-19 ini, membawa optimisme bagi sektor bisnis, termasuk industri aviasi, untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang baru dan mulai bangkit perlahan. Angkasa Pura I juga telah menyiapkan rebound strategy untuk mengantisipasi fase new normal ini dengan beberapa inisiatif yang melibatkan process, people, and technology. Melalui upaya persiapan ini, Angkasa Pura I optimis dapat lebih siap memasuki masa new normal dan melakukan lompatan bisnis ketika pandemi ini berakhir nanti,” ujar Andy S. Bratamihardja.

Airport Services

Semarakkan Harhubnas 2020, Angkasa Pura I Salurkan Bantuan APD

MediaBUMN

Published

on

Pura I

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) menyerahkan bantuan 100 paket alat pelindung diri (APD) kepada Panti Sasana Tresna Wredha yang dilakukan secara simbolis pada Senin 21 September 2020 di Center for Excellence Angkasa Pura I Kemayoran Jakarta.

Penyerahan bantuan tersebut dalam rangka menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2020 yang jatuh pada 17 September lalu. Dengan tema “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia”, peringatan Harhubnas tahun ini diharapkan dapat menjadi pendorong peran Insan Transportasi Indonesia dalam membangun sektor transportasi demi majunya Indonesia.

“Peringatan Hari Perhubungan Nasiobal tiap tahunnya seyogyanya dapat dijadikan pengingat dan penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan peran untuk memajukan sektor transportasi Indonesia. Di samping itu, peringatan Hari Perhubungan Nasional pada masa pandemi tahun ini, juga diharapkan dapat menyebarkan semangat kepedulian untuk berbagi kepada sesama,” ujar Direktur SDM dan Umum PT Angkasa Pura I (Persero) Adi Nugroho.

Adapun bantuan APD yang dibagikan terdiri dari masker, face shield, hand sanitizer, dan obat-obatan kepada para lansia. Hal ini menjadi penting, lanjut Adi Nugroho, karena orang lansia merupakan kategori usia yang sangat rentan dan berisiko tinggi terinfeksi Covid-19.

Sejak pandemi, Angkasa Pura I juga turut aktif memfokuskan kegiatan sosial khususnya pada dua bidang, yakni bantuan peralatan kesehatan atau pendukungnya dan bantuan ribuan sembako bagi masyarakat membutuhkan.

Dalam kaitannya dengan layanan kepada pengguna jasa, prioritas Angkasa Pura I adalah peningkatan kesadaran akan kesehatan bersama. Perusahaan telah memublikasikan Pedoman Protokol Kesehatan New Normal, termasuk aktif melakukan kampanye untuk mendukung kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait.

Upaya terbaru yaitu pendandatanganan perjanjian kerja sama dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) terkait penerapan pedoman Inisiasi Koridor Sehat atau Safe Corridor Initiative di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Harapannya, selain dapat mencegah penyebaran virus, ini juga dapat meningkatkan kepercayaan pengguna jasa untuk kembali melakukan perjalanan udara dengan aman dan nyaman. []

Continue Reading

Airport Services

Angkasa Pura I Borong 9 Penghargaan ASQ Awards

MediaBUMN

Published

on

penghargaan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) menerima sebanyak 9 penghargaan prestisius Airport Service Quality Awards (ASQ Awards) dari Airports Council International (ACI) yang berbasis di Montreal, Kanada.

Adapun 9 penghargaan ini dianugerahkan kepada 3 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I yaitu:

1. Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan meraih 4 penghargaan pada kategori bandara dengan trafik penumpang 5-15 juta pernumpang per tahun:

– “Best Airport by Size in Asia Pacific”,
– “Best Environment & Ambience by Size”,
– “Best Customer Service”, dan
– “Best Infrastructure & Facilitation”.

2. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meraih 3 penghargaan pada kategori bandara dengan trafik 15-25 penumpang per tahun:

– “Best Airport by Size in Asia Pacific”,
– “Best Customer Service”,
– “Best Infrastructure & Facilitation”.

3. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar meraih 2 penghargaan pada kategori bandara dengan trafik 5-15 juta penumpang per tahun:

– “Best Airport by Size”
– “Best Infrastructure & Facilitation”.

“Penghargaan ini telah diumumkan oleh ACI pada Maret lalu dan baru pada hari ini kami terima secara langsung. Kami sangat bersyukur dapat menerima penghargaan yang merupakan apresiasi dan pengakuan dunia internasional atas terus meningkatnya kinerja pelayanan di 3 bandara yang kami kelola ini,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Penghargaan ini, lanjut Faik Fahmi, merupakan buah kerja keras insan Angkasa Pura I dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa bandara. “Manajemen mengucapkan terima kasih kepada insan Angkasa Pura I, khususnya di ketiga bandara tersebut, atas kerja kerasnya selama ini. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi insan Angkasa Pura I di tengah masa pandemi ini,” ujar Faik Fahmi.

Sebagai informasi, ketiga bandara ini merupakan bandara yang “langganan” mendapat penghargaan pada ajang ASQ Awards. Pada ajang ASQ Awards 2018, yang penganugerahan penghargaannya dilakukan pada 2019 lalu, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan juga meraih 4 penghargaan yang sama pada kategori yang juga sama. Pada ASQ 2017, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan juga meraih penghargaan “2nd place Best Airport by Size: 5-15 million passenger per year”.

Begitu juga Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang sudah sejak 2015 meraih penghargaan ASQ Awards di mana pada 2015 dan 2017 Bandara Bali meraih Peringkat Ketiga Bandara Terbaik Dunia pada kategori bandara dengan 15-25 juta penumpang per tahun. Terakhir, pada ajang ASQ Awards 2017, Bandara Bali menyabet 3 penghargaan sekaligus yaitu “Best Airport by Size and Region: Asia Pacific, 15-25 million passenger per year”, “1st place tie Best Airport by Size: 15-25 million passenger per year”, dan “2nd place tie Best Airport in Asia-Pacific (over 2 million passengers per year)”.

Sedangkan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebelumnya pada 2017 pernah meraih penghargaan ASQ Awards sebagai “The Most Imoroved Airport in Asia Pacific 2016”.

ASQ merupakan satu-satunya program benchmarking global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang di bandara yang dilakukan oleh ACI. Pada ASQ Awards tahun ini terdapat 140 penghargaan yang dianugerahkan kepada 84 bandara, di mana jumlah ini merupakan jumlah pemenang terbanyak selama penyelenggaraan ASQ Awards.

Terus Tingkatkan Level of Services & Customer Experience

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Angkasa Pura I untuk mewujudkan layanan berstandar internasional kepada seluruh penumpang pesawat udara di Tanah Air. Sejak Agustus 2019 lalu sebanyak 10 bandara Angkasa Pura I telah memperoleh akreditasi Airport Customer Experience Accreditation Program dari ACI sebagai komitmen peningkatan level of services dan customer experience.

Adapun kesepuluh bandara Angkasa Pura I yang berhasil memperoleh akreditasi yaitu:

1. Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali
2. Bandara Juanda – Surabaya
3. Bandara Sultan Hasanuddin – Makassar
4. Bandara SAMS Sepinggan – Balikpapan
5. Bandara Jenderal Ahmad Yani – Semarang
6. Bandara Sam Ratulangi – Manado
7. Bandara El Tari – Kupang
8. Bandara Pattimura – Ambon
9. Bandara Adi Soemarmo – Solo
10. Bandara Internasional Lombok – Praya

“Kami bangga dapat menjadi operator bandara pertama yang memperoleh akreditasi ini di Asia-Pasifik. Ini merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan level of service serta customer experience dan yang paling utama mengukuhkan pelayanan di bandara yang kami kelola setara dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya,” tambah Faik Fahmi.

Tahun ini, Angkasa Pura I telah mengoperasikan Bandara Sentani Jayapura. Bandara tersebut akan didorong untuk menjadi peserta ASQ pertama dari Papua. Kelak, kesiapan Angkasa Pura I dalam ajang penghargaan tersebut akan semakin siap dengan selesainya pengembangan perluasan terminal dan penambahan fasilitas beberapa bandara seperti Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya, Bandara El Tari Kupang, Bandara Lombok Praya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sam Ratulangi Manado, dan Bandara Pattimura Ambon. []

Continue Reading

Airport Services

Era Pandemi, Bandara Jenderal Ahmad Yani Salurkan Bantuan Senilai 1,3 Miliar

MediaBUMN

Published

on

Bandara Jenderal Ahmad Yani

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sejak awal tahun 2020, dunia sudah dihebohkan dengan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menimbulkan keresahan masyarakat Indonesia. Keresahan yang dialami masyarakat menciptakan berbagai macam perubahan sampai dengan masa adaptasi kebiasaan baru ini. Hal ini memberikan dampak yang begitu besar bagi kehidupan dan perekonomian Indonesia.

Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menyalurkan Pinjaman Kemitraan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 250.000.000,- (Dua ratus lima puluh juta rupiah) yang diberikan kepada lima mitra binaan di wilayah Jawa Tengah dari sektor industri, perdagangan, perikanan, dan peternakan yang telah memenuhi persyaratan.

Pada sambutannya, General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyampaikan bahwa “Pada tahun 2020 ini sebanyak 10 UMKM di Wilayah Jawa Tengah telah bergabung menjadi Mitra Binaan AP 1 Semarang yang diberikan pinjaman modal usaha dengan total keseluruhan sebesar Rp 650.000.000,- (Enam ratus lima puluh juta rupiah). Selain memberikan pinjaman modal usaha tentunya para mitra juga akan mengikuti program pembinaan berupa pelatihan peningkatan kapasitas usaha atau pameran produk. Namun mengingat kondisi pendemi saat ini maka pembinaan yang telah dilaksanakan berupa pelatihan online learning dan sertifikasi batik mark,” jelas Hardi.

Selain program kemitraan, penyaluran juga dilaksanakan untuk hibah pembinaan pameran dan hibah pengembangan usaha sebesar Rp 18.290.000,- (Delapan belas juta dua ratus sembilan puluh ribu rupiah) juga program bina lingkungan sampai dengan bulan Juli 2020 dengan total dana penyaluran sebesar Rp 665.263.750,- (Enam ratus enam puluh lima juta dua ratus enam puluh tiga ribu tujuh ratus lima puluh rupiah).

Adapun penyaluran bina lingkungan tersebut diberikan kepada:

a. Penanganan Bencana Covid-19 sebesar Rp. 315.125.000,-

b. Perbaikan bangunan sekolah sebesar Rp. 80.000.000,-

c. Pelayanan Program kesehatan keliling sebesar Rp. 52.800.000,-

d. Fasilitas umum masyarakat sebesar Rp. 60.000.000,-

e. Perbaikan sarana tempat ibadah sebesar Rp. 100.000.000,-

f. Bantuan sembako dan bakti sosial sebesar Rp. 57.338.750,-

“Jika dijumlahkan penyaluran program kemitraan, hibah dan bina lingkungan yang telah dilaksanakan sejak bulan Januari hingga September 2020 adalah sebesar Rp 1,3 Miliar. Kegiatan ini pun terus akan berlanjut sampai dengan akhir tahun 2020, sehingga harapan kedepannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi UMKM di Jawa Tengah yang membutuhkan modal usaha serta dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah sekitar,” tambahnya.

PT Angkasa Pura I (Persero) akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk turut serta dalam meningkatkan kondisi sosial masyarakat sekitar agar keberadaan perusahaan juga dapat dirasakan nilai positifnya oleh masyarakat dan sebagai bentuk peran serta PT Angkasa Pura I (Persero) dalam membantu UMKM bertahan dalam masa pandemi Covid-19.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM