Connect with us
PERTAMINA

Airport Services

Angkasa Pura I Kembali Persembahkan Festival Kebudayaan Indonesia Di Bandara Ngurah Rai Bali

Published

on

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pergerakan penumpang domestik dan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mulai menunjukkan tren peningkatan setelah lebih dari 2 tahun terdampak pandemi COVID-19.

Penumpang domestik yang datang ke Bali saat ini sudah kembali mencapai 70% dan internasional sudah mencapai 30%.

Awal Januari tahun 2020, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan terobosan untuk menjadikan Airport sebagai tempat untuk etalase kebudayaan.

Setiap beberapa kali seminggu di titik keramaian di Airport pada saat penumpang datang dan akan pergi, Erick Thohir ingin masyarakat Indonesia mengingat bagaimana indahnya keragaman budaya kita mulai dari suku, bahasa, dan agama yang dimiliki bangsa Indonesia dengan harapan dapat menginspirasi wisatawan asing mengenai budaya Indonesia yang indah dan kebangsaan kita yang sangat menghormati perbedaan menjadi sebuah kekuatan. Namun, sejak Pandemi Covid-19 melanda, Festival Kebudayaan Indonesia di Airport terhenti.

Awal Juni ini ketika badai COVID-19 mereda, kami BUMN kembali memberanikan diri mengaktifkan kembali Festival Kebudayaan Indonesia di Airport khususnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali dan Bandara Soekarno Hatta.

Mari kita jaga Indonesia yang kita cintai ini. []

Airport Services

PT Bandara Internasional Batam Resmi Kelola Bandara Hang Nadim Batam

Published

on

Bandara Hang Nadim Batam

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pada hari Jum’at, 24 Juni 2022 telah dilaksanakan penandatanganan serah terima pengoperasian Bandara Internasional Hang Nadim dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) kepada PT Bandara Internasional Batam (PT BIB). PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) merupakan konsorsium yang dibentuk oleh PT Angkasa Pura I dengan kepemilikan saham 51%, Incheon International Airport Corporation (IIAC) saham 30%, dan 19% saham milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk [WIKA].

Penandatanganan tersebut dilaksanakan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi kepada Pikri Ilham Kurniansyah selaku Direktur Utama Pelaksana Badan Usaha Pelaksana PT Bandara Internasional Batam (PT BIB). Bandara Internasional Batam akan dikelola per 1 Juli 2022 oleh PT BIB dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Turut hadir dalam acara serah terima tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekjen Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, perwakilan dari Incheon International Airport Corporation (IIAC) Min Jae Chun, dan Direktur Operasi III PT Wijaya Karya (Persero) Tbk [WIKA] Rudy Hartono.

Sebelumnya, pada tanggal 21 Desember 2021 Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah melakukan penandatanganan kerja sama pengelolaan (desain, pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian, dan pemeliharaan) dengan PT Bandara Internasional Batam.

PT Bandara Internasional Batam selanjutnya akan bertanggung jawab dalam pengoperasian dan pengembangan bandara yang meliputi renovasi, perluasan, dan pemeliharaan terminal penumpang eksisting (Terminal 1), pembangunan terminal penumpang (Terminal 2), pengelolaan terminal kargo baru, serta pengembangan rencana induk Bandara Internasional Hang Nadim dengan konsep Logistics Aerocity.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, yang juga merupakan Komisaris Utama PT Bandara Internasional Batam, optimis terhadap prospek Bandara Hang Nadim Batam. “Per 1 Juli 2022 nanti, Bandara Internasional Hang Nadim resmi dikelola oleh Angkasa Pura I melalui PT Bandara Internasional Batam. Hal ini tentunya merupakan milestone besar perusahaan dalam pembuktian kapabilitas dan kualitas Angkasa Pura I dalam mengelola bandara. Kami bertekad untuk dapat mengembangkan Bandara Hang Nadim menjadi bandara berpengaruh, utamanya sebagai pusat logistik kargo udara tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di kawasan regional Asia,” ujar Faik Fahmi.

“Hal ini juga merupakan langkah awal dalam transformasi bisnis perusahaan yang dilakukan oleh Angkasa Pura I untuk meningkatkan potensi pendapatan perusahaan. Bersama Incheon International Airport Corporation dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk [WIKA] yang merupakan anggota konsorsium, kami bertekad untuk memfasilitasi pencapaian target pertumbuhan perekonomian Batam melalui beberapa langkah yang telah dicanangkan oleh BP Batam sebelumnya,” lanjutnya.

Menko Airlangga Hartarto berharap Bandara Hang Nadim Batam dapat berperan positif terhadap proses supply chain barang industri. “Airport merupakan game changer karena logistik dari Batam sekarang lebih mahal daripada logistik dari Singapura. Tentunya dengan adanya airport, diharapkan dengan kerja sama ini, kargo bisa jadi hub untuk dapat mendorong supply chain. Kami harap hub ini juga bisa menjadi gateway,” ujar Menko Airlangga.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Pikri Ilham Kurniansyah optimis dapat berkontribusi positif terhadap ekonomi Batam. “Kami berharap kedatangan PT BIB dapat membawa Bandara Hang Nadim untuk menjadi lebih baik, mampu bersaing di kancah internasional. Kami juga berharap kehadiran Hang Nadim ini memberi dampak bagi masyarakat lokal, tidak hanya kepada PT Angkasa Pura I, tidak hanya kepada WIKA, tidak hanya kepada Incheon, tetapi masyarakat lokal juga berkembang sejalan dengan perkembangan Hang Nadim,” ujarnya.[]

Continue Reading

Airport Services

Mei 2022, Volume Angkutan Kargo di 15 Bandara Angkasa Pura I Capai 32.819 Ton

Published

on

PT Angkasa Pura I

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja angkutan kargo di 15 bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I terus menunjukkan tren peningkatan. Selama bulan Mei, Angkasa Pura I tercatat melayani angkutan kargo hingga 32.819 ton atau meningkat hingga 9,8 persen jika dibanding pada Mei 2021 yang melayani 29.951 ton.

Jika dirinci, jumlah tersebut terdiri dari angkutan kargo domestik yang melayani hingga 30.153 ton atau meningkat hingga 7,57 persen dibandingkan pada Mei 2021 yang melayani 28.031 ton. Sedangkan untuk angkutan kargo internasional tercatat melayani hingga 2.666 ton atau meningkat hingga 39 persen dibandingkan pada Mei 2021 yang melayani 1.919 ton.

“Trafik kargo di 15 bandara yang kami kelola terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Tren peningkatan ini tidak lepas dari perubahan pola konsumsi masyarakat selama masa pandemi Covid-19 dari biasanya berbelanja secara langsung atau offline menjadi berbelanja secara online melalui e-commerce dan dorong juga dengan mulai meningkatnya trafik penerbangan internasional di beberapa bandara yang kami kelola,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Setidaknya ada 3 bandara Angkasa Pura I yang melayani volume kargo terbesar selama bulan Mei, yaitu Bandara Sentani Jayapura yang melayani 9.220 ton atau meningkat hingga 54 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yang melayani 5.991 ton, disusul Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang melayani 6.936 ton atau meningkat 157 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yang melayani 2.702 ton dan Bandara Juanda Surabaya yang melayani 8.831 ton atau meningkat hingga 239 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang melayani 2.605 ton.

“Angkasa Pura I optimis dapat meraih kinerja yang lebih baik dari tahun 2021 seiring dengan mulai pulihnya industri aviasi & pariwisata secara perlahan. Angkasa Pura I menargetkan dapat melayani angkutan kargo hingga 451.024 ton hingga akhir tahun 2022 atau meningkat 4 persen dibandingkan pada tahun 2021 yang melayani hingga 433.904 ton,” tambah Faik Fahmi. []

Continue Reading

Airport Services

Proyek Kereta Cepat Dikebut, PT KAI Butuh Tambahan Modal Rp4,1 triliun

Published

on

Proyek Kereta Cepat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) masih terus dikebut oleh PT KAI bersama beberapa pihak lainnya.

Penggarapan Proyek Kereta Cepat ini memang sempat terkendala akibat kurangnya dana dan terdampak pandemi covid-19 dalam 2 tahun terakhir.

Guna kelancaran proyek ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengusulkan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2022 Rp4,1 triliun.

Tambahan modal yang diusulkan ini untuk menutup cost overrun proyek yang menjadi beban konsorsium Indonesia.

Terkait usulan ini, Komisi VI DPR RI telah menggelar rapat dengar pendapat dengan jajaran PT KAI di Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Selanjutnya, Komisi VI akan mendalami usulan tambahan PMN yang diajukan dan meminta Dirut KAI untuk dapat berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Seperti Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan DPR dalam hal ini Komisi VI DPR RI dan Badan Anggaran DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji mengatakan pihaknya sudah memahami penjelasan dari Dirut PT KAI atas usulan tersebut.

Tapi kerena tambahan PMN diusulkan cair tahun ini, maka harus berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 dan perlu ada koordinasi dengan berbagai pihak.

“Selanjutnya kami akan mendalami usulan penambahan modal tersebut dan memang harus ada koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk Kemenkeu, Banggar, Komisi VI dan Kementerian BUMN,” ujarnya dalam hearing tersebut.

Sementara Anggota Komisi VI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus meminta agar PT KAI benar-benar fokus menyelesaikan proyek kereta cepat ini.

Ia menegaskan, jangan sampai proyek ini nantinya malah menjadi beban pemerintah sementara modal negara sudah digelontorkan dalam jumlah besar.

Menurutnya pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi yang baik dengan berkolaborasi bersama pihak swasta.

Deddy mencontohkan seperti penyediaan angkutan terintegrasi dengan kereta api yang dapat mempermudah akses bagi pengguna dan dampak dari hadirnya KCJB bisa benar-benar optimal.

Menurut Deddy, hal ini bisa menjadi potensi kerjasama yang saling menguntungkan sekaligus memberikan pelayanan dan membuat pengguna kereta api merasa nyaman.

Dalam rapat dengar pendapat ini, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo memaparkan bahwa hingga saat ini penyerapan PMN di BUMN ini sudah mencapai 83 persen dari total dana Rp4,3 triliun.

Sejauh ini progres fisik proyek kereta cepat sudah mencapai 75,47 persen dan progres investasinya 84,18 persen. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!