Angkasa Pura I Berjaya di RRI BUMN Awards 2019

oleh
Angkasa Pura I

Angkasa Pura I berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang RRI BUMN Awards 2019. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) bersama Iconomics Riset and Consultant.

Kedua penghargaan yang berhasil sematkan kepada perseroan adalah Penghargaan Gold – Social Economy Contribution dan Gold – Customer Service Quality untuk kategori industri bandar udara.

Vice President Corporate Planning and Transformation Angkasa Pura I Ramdan Pradarma didapuk menerima penghargaan tersebut yang diberikan langsung oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro (26/9).

Atas penghargaan yang diraih, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menyatakan jika pengharagaan tersebut menjadi indikator sekaligus pengakuan atas keberhasilan perusahaan dalam membangun brand image yang kuat, konsisten meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandar udara, serta memiliki kontribusi sosial dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh RRI tersebut.

Menurutnya kerja keras para insan BUMN yang dinobatkan menjadi pemenang harus dihargai dan ditingkatkan karena BUMN merupakan perpanjangan tangan negara di sektor bisnis serta memilki tanggung jawab membantu pemerintah mewujudkan cita-cita luhur berdirinya negara, yaitu menyejahterakan rakyatnya.

Dalam acara ini, RRI dan Iconomics Research memberikan penghargaan kepada BUMN dengan mempertimbangkan empat kategori, yaitu Market Dominance Award, Brand Strength Award, Customer Satisfaction Award dan Social Economy Contribution.

Metode penilaian RRI BUMN Award ditentukan melalui Focus Group Discussion, pilot survey, dan main survey. Survei dilakukan di 10 kota besar, yaitu Medan, Makassar, Denpasar, Pontianak, Manado, Jakarta, Badung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang dengan menyasar usia berdasarkan tiga segmen milenial, yaitu early (18-24 tahun), mid (25-31 tahun), dan late (32-37 tahun) dan tiga segmen pendapatan, yaitu low (< Rp2,6 juta/bulan), middle (Rp3-6 juta/bulan), dan high (> Rp6 juta/bulan) dengan jumlah responden mencapai 10.000 orang. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *