Angkasa Pura Airports Matangkan Perjanjian dengan Incheon Airport

oleh
Angkasa Pura Airports

Angkasa Pura Airports tengah mematangkan perjanjian kontrak dengan IIAC atau Incheon International Airport Corporation, dalam rangka menggarap kerja sama pengelolaan bandara di dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports, Faik Fahmi menuturkan bahwa perjanjian kontrak tersebut bakal diresmikan dalam waktu dekat ini. Perjanjian itu dilakukan agar dapat lebih mengikat kedua belah pihak dibandingkan dengan nota kesepahaman. Yang sebelumnya telah ditandatangani pada tanggal 14 Agustus 2019 lalu.

Baca Juga: Intip Persiapan Angkasa Pura I Jelang Kick Off Forum Customer Experience Global Summit 2019

“Penandatanganan kontrak bakal dilakukan dalam waktu dekat, (Angkasa Pura Airports) sedang menunggu konfirmasi dari pihak Incheon. Kontrak ini (akan) lebih mengikat lebih nyata untuk proses eksekusi lanjutan,” jelasnya.

Agenda perjanjian Angkasa Pura Airports bersama dengan Incheon Airport tersebut merupakan langkah awal menggandeng operator Bandara kelas dunia. Saat ini tim dari kedua belah pihak operator bandara tersebut tengah membahas realisasi.

Pada bentuk kontrak yang lebih berisi tanggung jawab setiap pihak terkait. Faik menegaskan, pengelolaan bandara tak hanya untuk di luar negeri saja, akan tetapi juga termasuk di dalam negeri. Kedua belah pihak akan menargetkan pengelolaan Bandara King Abdul Aziz yang berlokasi di Jeddah, Saudi Arabia.

Selain itu, Bandara Kuwait dan bandara regional lainnya yang memungkinkan sebagai target utama Persero. Sebab bandara di kawasan Timur Tengah itu dinilai mempunyai potensi besar. Dan juga masih ada ruang untuk melakukan perbaikan layanan dengan lebih baik.

Baca Juga: Angkasa Pura I Usung Konsep Zero Waste Event Dalam Forum Customer Experience Global Summit 2019

Lebih lanjut Faik masih belum dapat memperkirakan besaran penambahan pendapatan Angkasa Pura Airports yang terkait dengan pengelolaan tersebut. Pasalnya, angka perkiraan pendapatan baru bisa dihitung sesudah kedua belah pihak menyepakati perjanjian kontrak.

“Kalau sudah (ada) signing kontrak, mungkin baru ada (prediksi penambahan pendapatan),” ujarnya.

Sebagai informasi, Incheon Airport merupakan bandara asal Korea Selatan, dilakukannya nota kesepahaman oleh Angkasa Pura Airports. Dengan tujuan meningkatkan level perseroan yang ingin menjadi operator bandara kelas internasional. Serta menambah pendapatan usaha dari bisnis non-aeronautika saat jumlah pergerakan pesawat dan penumpang dalam negeri menurun. [] –cristian-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *