Adhi Karya Garap Tol dalam Kota Jakarta Tahap I

oleh
Adhi Karya

Adhi Karya kembali menggarap pembangunan jalan tol dalam Kota Jakarta. Pada Tahap I, yakni jalur Semanan-Sunter-Pulogebang. Dengan kontrak konstruksi pada segmen B, di Semanan-Grogol yang berinvestasi senilai Rp1,28 triliun.

Entus Asnawi selaku Direktur Keuangan Adhi Karya menuturkan bahwa, pihaknya tidak sendirian dalam mengerjakan konstruksi tersebut. Jalan tol dengan panjang 9,50 kilometer itu dibangun bersama mitra PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. Serta bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Adhi Karya Pertebal Raihan Kontrak di Sektor Jalan Tol

Porsi Adhi Karya dalam KSO atau kerja sama operasi di seksi B sebanyak 30 persen. Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada bulan Juni 2019, kontrak konstruksi jalan tol dalam kota Jakarta. Di segmen B ikut mempertebal raihan kontrak perseroan pada sektor jalan tol.

Sebelumnya pada akhir tahun 2018 lalu, Adhi Karya juga telah meraup kontrak pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli. Dengan nilai investasi sebesar Rp7,63 triliun.

Proyek lainnya yakni dalam pembangunan segmen A, Pulogebang-Sunter yang bernilai hingga Rp2,47 triliun. Yang bermitra dengan Jaya Konstruksi dan untuk pekerjaan konstruksi sendiri sudah dimulai sejak 2017 lalu. Proyek tol dalam kota tersebut konsesinya dipegang oleh JTD atau PT Jakarta Tollroad Development.

Frans Satyaki Sunito selaku Direktur Utama JTD menuturkan bahwa, kontrak konstruksi segmen B sudah ditandatangani dengan nilai mencapai Rp4 triliun. Walaupun demikian, konstruksinya sendiri baru akan dimulai pada bulan September 2019 mendatang. Setelah proses talangan lahan rampung dilaksanakan.

Di pertengahan Juli 2019, JTD telah menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Manajemen Aset Negara. Yang berkaitan dengan pengembalian talangan lahan. Sebab sudah ada memorandum of understanding, pihak JTD memproses terlebih dahulu pinjaman ke bank. Dan baru akan memulai konstruksi pada bulan September mendatang.

Dari sisi lain, progres pada konstruksi segmen A, Pulogebang-Sunter sudah melampaui 50 persen. Segmen dengan panjang hingga 9,30 kilometer itu ditargetkan selesai pada awal tahun 2020. Proyek Adhi Karya pada Jalan tol dalam kota Jakarta tahap I, terbagi atas tiga segmen. Dengan total keseluruhan panjang mencapai 31 kilometer.

Frans menjelaskan bahwa, perusahaan telah mengikuti standar ketahanan gempa terbaru dalam desain konstruksi jalan tol yang tengah dibangunnya. Sehingga terdapat eskalasi pada biaya konstruksi proyek tersebut. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *