2019 Kredit Korporasi Bank Mandiri Diprediksi Tumbuh 15 Persen

oleh
Kredit Korporasi

Tahun depan Bank Mandiri memproyeksikan kredit korporasi akan tumbuh mencapai 15 persen. Meskipun dibayang-bayangi adanya kenaikan suku bunga kredit imbas dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) namun bank pelat merah ini menatap optimis akan pertubuhan tersebut.

“Kami sangat optimis tahun 2019 kredit pada sektor korporasi akan tumbuh 13-15 persen. Kami prediksi kenaikan bunga korporasi Bank Mandiri berada pada level 50-100 basis poin (bps),” ujar Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar.

Baca Juga: Himbara Siap Optimalkan Penyerapan Devisa Hasil Ekspor

Lebih lanjut ia mengatakan rasio kredit bermasalah (non performing loan / NPL) pada tahun 2019, sangat bergantung terhadap kondisi perekonomian. Menurutnya, apabila kondisi perekonomian membaik, maka NPL pun akan membaik.

“Demikian pula sebaliknya. Sektor-sektor yang harus diwaspadai yaitu sub sektor komiditas terutama batubara, minyak, gas serta sawit,” tambahnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Terus Dorong Penggunaan Kartu Debit Chip

Tahun 2019 Bank Mandiri, imbuh Royke, senantiasa menjaga NPL tetap terjaga di bawah level 3 persen. Saat ini kredit infrastruktur masih mendominasi kredit korporasi Bank Mandiri dengan komposisi lebih dari 50 persen dari total keseluruhan kredit korporasi.

Ia mengaku ke depannya akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan selektif dalam menyalurkan kredit untuk sub sektor komoditas. Pihaknya menargetkan penyaluran kredit kepada perusahaan yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan volatilitas harga pasaran komoditi tersebut. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *